Minggu, 25 Desember 2016

Game Developer : Sega


Sega Games Co., Ltd., yang merupakan singkatan dari Service Games dan biasa disebut SEGA, merupakan game developer multinasional dari Jepang. Sega membuat dan mengembangkan banyak game konsol rumahan dari tahun 1983 hingga 2001, namun kegagalan finansial dari konsol buatan mereka, Dreamcast, membuat mereka merubah fokus mereka menjdi third-party developer. Sega masih menjadi pemroduksi game arcade paling produktif dengan lebih dari 500 game dan lebih dari 70 franchise sejak 1981.

Produksi awal Sega yaitu game arcade. Pada rentang tahun 1978 hingga 1983, game arcade mencapai masa keemasannya dan Sega mendapat keuntungan hingga 214 juta USD pada 1982. Pada 1982-1989, Sega mulai memproduksi game untuk konsol rumahan. Tahun 1983 terjadi peristiwa yang dikenal sebagai Video Game Crash yang terjadi karena terlalu banyak video game yang keluar, SEGA merugi hingga 136 juta USD. Sega kemudian membuat konsol pertamanya SG-1000.

Tahun 1989, Sega meluncurkan Sega Genesis dan menyatakan "perang" kepada Nintendo. Pada tahun 1991, Sega membuat salah satu karakter game baru mereka, Sonic the Hedgehog, menjadi maskot dari perusahaan. Tahun 1998, Sega meluncurkan Dreamcast di Jepang, namun hal ini justru membuat Sega mengalami kerugian hingga tahun 2001. Sega mulai mengalihkan fokus mereka dan menjadi third-party developer pertama kali pada tahun 2001.

Game Developer : Activision




Activision Publishing, Inc. adalah game developer dari Amerika, didirikan pada 1 Oktober 1979 dan menjadi developer independen dan distributor video game untuk konsol pertama di dunia. Produk pertamanya merupakan cartridges untuk konsol Atari 2600 pada Juli 1980 untuk pasar Amerika dan Agustus 1981 untuk pasar internasional. Activision sekarang menjadi third-party developer di dunia.

Sebelum Activision didirikan, belum ada istilah third-party developer. Biasanya, software untuk konsol game hanya dipublikasikan oleh pembuat sistem (mesin) game dimana game itu berjalan. Misalnya, Atari merupakan satu-satunya publisher game untuk Atari 2600, sedangkan para game developer tidak mendapat tambahan finansial ataupun credit untuk game yang laku di pasaran. Activision mencapai puncaknya ketika merilis game Pitfall! tahun 1982 yang sukses di pasar global.

Pada 1988, Activision melebarkan sayapnya ke pengembangan software selain dari video game. Mereka juga mengganti nama perusahaan menjadi Mediagenic yang terdiri dari empat grup perusahaan berbeda yaitu Activision, Infocom, Gamestar, dan Ten point O.

Pada Desember 2007, diumumkan bahwa Activision akan bergabung dengan Vivendi Games, perusahaan yang juga memiliki game developer Blizzard. Penggabungan dilakukan pada Juli 2008 dan perusahaan baru ini dinamakan Activision Blizzard dan diketuai oleh mantan CEO Activision, Robert kotick.

Game Development



Video game development adalah proses yang terjadi dalam membuat sebuah video game. Pengembangan atau pembuatan tersebut dilakukan oleh game developer, yang dapat terdiri dari satu orang bahkan sebuah perusahaan besar. Game Indie bisa memakan waktu lebih sedikit dan dapat diproduksi dengan murah oleh perseorangan atau developer kecil.

Dalam game development, dibutuhkan seorang game developer untuk mengerjakan proyek tersebut.  Game developer sebenarnya dapat dikatakan juga sebagai software developer namun bekerja dalam hal yang lebih spesifik yaitu membuat video game. Seorang game developer dapat terdiri dari hanya satu orang hingga ke perusahaan besar dengan pegawai yang bekerja dalam bidang berbeda. Sebagian besar perusahaan game development memiliki sebuah video game publisher yang mendukung dalam pemasaran dan dukungan finansial. Developer yang mendanai dirinya sendiri dikenal sebagai indie developers dan biasanya membuat game indie. Game Developer terdiri dari 4 jenis yaitu : First-Party Developer, Second-Party Developer, Third-Party Developer, dan Independent Developers.

Jumat, 23 Desember 2016

Industri Game : Microsoft


 
sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Studios

 
Microsoft Studios adalah bagian dari Microsoft yang bergerak di bidang video game yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pemasaran game untuk Xbox, game untuk Windows, Steam, Windows Store dan Windows Phone. Microsoft Studio didirikan tahun 2002 dengan nama Microsoft Game Studios untuk menyamai perilisan Xbox yang kemudian berganti nama di 2011.

Konsol game dari Microsoft Studios yaitu Xbox 360 dirilis pada 22 November 2005. Selanjutnya, Microsoft lebih berfokus pada pengembangan Xbox Live. Baru pada 21 Mei 2013 mereka mengumumkan pembuatan Xbox One. Xbox One dirilis pertama kali tanggal 22 November 2013 di Amerika, Eropa, Australia dan Brazil, sementara di negara lainnya dirilis 2 dan 4 September 2014. Pada 15 Spetember 2015, Microsoft berhasil mengakuisisi game indie terkenal pada saat itu, Minecraft. Selain Minecraft, Microsoft Studios juga memiliki hak atas franchise game terkenal seperti Halo, Age of Empires, Gears of War dan lainnya.

Industri Game : Sony



SUMBER : https://en.wikipedia.org/wiki/Sony_Interactive_Entertainment



 
Sony Interactive Entertainment, LLC adalah perusahaan multinasional yang bergerak dalam bidang pengembangan video game, manufaktur serta penelitian dan pengembangan yang juga merupakan bagian dari grup perusahaan Sony. Perusahaan ini didirikan pada 16 November 1993 dengan nama Sony Computer Entertainment Inc. (SCEI) untuk memegang kendali perusahaan Sony yang akan terjun ke industry game.

Produk pertama SCEI adalah sebuah konsol game bernama Playstation (PS) yang dirilis pada 3 Desember 1994 di Jepang. Setelah itu, mereka melebarkan sayapnya dengan membuat cabang di Amerika bernama Sony Computer Entertainment of America (SCEA) yang didirikan Mei 1995. Konsol PS yang kedua yaitu Playstation 2 (PS2) diluncurkan pada 4 Maret 2000 di Jepang dan 26 Oktober 200 di Amerika. Playstation Portable (PSP) adalah langkah pertama SCEI untuk terjun ke pasar konsol handheld. PSP dirilis pada 12 Desember 2004 di Jepang, 24 Maret 2005 di Amerika dan 1 September 2005 di Eropa dan Australia.

Pada 26 Januari 2016, Sony mengumumkan bahwa terhitung sejak 1 April 2016, Sony Computer Entertainment dan Sony Network Entertainment akan digabung dan diperbaharui menjadi perusahaan baru yaitu Sony Interactive Entertainment, LLC.

Hingga September 2016, Sony telah menjual lebih dari 486 Juta konsol Playstation. Sony juga mempunyai hak kepemilikan dari banyak franchise game terkenal seperti God of War, Gran Turismo, dan lainnya.

Minggu, 18 Desember 2016

Industri Game : Nintendo








Jika kalian pernah mendengar game Super Mario Bros.,  The Legend of Zelda dan permainan klasik lainnya, kalian harus tahu bahwa game diatas adalah milik Nintendo. Nintendo adalah perusahaan multinasional dari Jepang yang merupakan perusahaan video game terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Nintendo dibentuk tahun 1889 oleh Fusajiro Yamauchi dan awalnya merupakan perusahaan yang memproduksi kartu permainan Hanafuda. Nintendo sendiri baru memasuki industri video game di awal tahun 1970-an.

Nintendo memulai petualangannya di industri video game dengan mendapatkan hak untuk menyebarkan konsol video game, Magnavox Odyssey. Di tahun 1977, Nintendo mulai memproduksi perangkatnya sendiri dan pada saat ini juga mereka merekrut Shigeru Miyamoto. Miyamoto memiliki peran penting dalam kesuksesan Nintendo di awal masuknya mereka ke industri game. Tahun 1981, Miyamoto mendesain sebuah game legendaris bernama Donkey Kong yang merubah nasib Nintendo secara drastis serta menjadi cikal bakal terbentuknya game Mario. Tahun 1983 bisa dibilang menjadi tahun keemasan mereka dengan dirilisnya Nintendo Entertainment System serta game Super Mario Bros. yang menjadi game tersukses sepanjang masa.

Sejak saat itu Nintendo mulai berkembang bukan hanya dalam pembuatan game melainkan juga dalam membuat perangkat video game. SNES, N64 Gamecube dan Gameboy, DS dan 3DS, Wii dan Wii-U adalah perangkat video game yang pernah dibuat oleh Nintendo, bahkan di 2017 nanti Nintendo akan membuat sebuah konsol game hybrid bernama Nintendo Switch. Nintendo juga berhasil mengakuisisi beberapa game yang menjadi terkenal seperti Pokemon. Hingga saat ini Nintendo masih menjadi tumpuan bagi perkembangan industri game.



Sabtu, 17 Desember 2016

Sejarah Industri Game



Industri game sudah berevolusi dengan pesat sejak tahun 1970-an dan beralih dari kegiatan sampingan menjadi kebiasaan utama. Tahun 1971, game arcade berjudul Computer Space diluncurkan bersamaan dengan game komersial pertama dari Atari Inc. yang sangat sukses yaitu Pong. Game mulai memasuki memasuki era baru dengan dirilisnya konsol game bernama Magnavox Odyssey. Pasar game mulai kehilangan momentumnya di tahun 1977 dan kembali normal tahun 1978 dengan suksesnya game Space Invaders. Dengan ini, mesin arcade mulai bermunculan di tempat-tempat publik seperti mall, restoran dan pertokoan. Space Invader berhasil meraup keuntungan hingga 2 Miliar USD hingga 1982. Di akhir 1970-an, PC mulai mengambil alih industri game dengan pengembangan dalam teknologi video game.

Industri ini kembali jatuh di tahun 1983 dari periode kesuksesan di awal 1980. 1982 adalah puncaknya di era ini dengan keuntungan hingga 8 Miliar USD yang mampu melewati keuntungan dari musik pop dan film Hollywood dikombinasikan. Industri ini kembali hidup setelah keluarnya Nintendo Electronic System (NES). Di akhir 1980-an, sistem handheld (genggam) seperti Gameboy mulai memasuki pasar.

Pada 1990-an, beberapa perkembangan mulai dibuat di industri ini termasuk penggunaan CD untuk menyimpan dan mendistribuasikan software begitu juga dengan implementasi sekala besar dari sistem operasi berbasis GUI. Bersamaan dengan ini juga dibuat grafik 3D yang menjadi dasar untuk tampilan video game. Popularitas internet memungkinkan game multiplayer dan game kompetitif.
Industri ini tetap tidak terprediksi di tahun 2000-an dengan adanya third party game developer. Game mobile phone mulai berdatangan seiring berkembangnya iOS dan Android dan platform gaming baru dibuat di situs sosial media. Hingga 2010-an, Industri ini terus berkembang dan keuntungan yang dibuat mendorong perkembangan teknologi di sektor lain di industri ini.

 Contoh Game :