Tampilkan postingan dengan label Softskill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Softskill. Tampilkan semua postingan
Senin, 01 Januari 2018
Minggu, 24 September 2017
Komunikasi Desain Visual
![]() |
| sumber : https://www.pinterest.com/roger3313/illustrated-beatles/ |
Manusia adalah mahluk sosial. Manusia memiliki kebutuhan berkomunikasi/bersosialisasi dengan sesamanya. Komunikasi sendiri dapat dilakukan secara lisan dan tulisan. Globalisasi membawa dampak yang sangat luas dalam kehidupan manusia . Perkembangan teknologi yang pesat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari. Tidak dipungkiri perkembangan ini juga mempengaruhi komunikasi antar individu. Kita sudah jarang sekali berkomunikasi secara lisan. E-mail, media sosial, dan lain-lain sudah menjadi media utama kita dalam berkomunikasi. Disinilah muncul sebuah disiplin ilmu untuk membantu perkembangan komunikasi secara tulisan (visual) yaitu Graphic Design atau lebih dikenal dengan Desain Komunikasi Visual (DKV).
Sejarah Desain Komunikasi Visual
![]() |
| sumber : https://en.wikipedia.org/wiki/File:Lascaux2.jpg |
![]() |
| sumber : http://www.amdigital.co.uk/ |
Komunikasi visual mulai memasuki masa keemasannya pada era Victorian saat terjadinya revolusi industri di Inggris. Disinilah desain komunikasi visual memulai peranannya dalam dunia perdagangan dengan munculnya iklan. Pada masa ini pula Aloys Senefelder menciptakan lithography yang nantinya juga menginspirasi Ottmar Mergenthaler untuk menciptakan mesin ketik pertama The Linotype tahun 1886. Pada masa ini juga terjadi Arts and Crafts Movement di Inggris yang diprakarsai oleh William Morris. Perkembangan selanjutnya adalah Art Nouveau Movement yang memperbaharui desain produk pada masa itu karena meningkatnya intensitas perdagangan antara Eropa dan Asia.
![]() |
| sumber : http://www.openculture.com |
Pengertian Desain Komunikasi Visual
Desain Komunikasi Visual, yang juga dikenal dengan Desain Grafis, merupakan seni dan disiplin ilmu tentang perencanaan dan pemroyeksian ide dan keahlian dengan konten visual dan tekstual. Bentuk komunikasinya dapat berupa fisik maupun virtual, dan dapat mengandung gambar, kata-kata, ataupun bentuk grafis.
DKV adalah seni yang memiliki tujuan. DKV melibatkan perencanaan kreatif dan sistemati untuk memecahkan sebuah masalah ataupun mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan gabungan antara gambar, simbol, ataupun kata-kata.
Perbedaan Desain Komunikasi Visual dan Seni Murni
![]() |
| sumber : https://www.pinterest.co.uk/explore/poster-designs/ |
![]() |
| https://en.wikipedia.org/wiki/The_Starry_Night |
Elemen-elemen Desain Komunikasi Visual
Sebagai sebuah seni, Desain Komunikasi Visual terdiri dari elemen-elemen yang nantinya akan dipadukan untuk menghasilkan sebuah produk seni. Elemen-elemen ini antara lain : Line, Shape, Colour, Texture, Space, Typography, Value, Point, dan Form.
Line (Garis)
Garis adalah sebuah elemen dalam seni yang didefinisikan oleh sebuah titik yang bergerak dalam ruang dan mungkin menjadi elemen paling dasar dalam desain karena biasanya menjadi awal dari pembuatan karya artistik. Garis dapat dibuat vertikal, horizontal, diagonal atau melengkung; dapat setebal apapun serta dapat berlanjut, guratan ataupun terputus.
Shape (Bentuk)
Sebuah shapes (bentuk) didefinisikan sebagai sebuah area dua dimensi atau lebih yang tampak menonjol dari sebuah ruang dikarenakan pemberian sebuah batas atau karena perbedaan value, warna atau tekstur. Semua objek tersusun dari beberapa shapes (bentuk) dan beberapa "Elemen Desain" lainnya merupakan shapes (bentuk).
Colour (Warna)
Warna merupakan salah satu elemen yang paling terlihat jelas baik bagi desainer maupun pengamat. Warna dapat berdiri sendiri, sebagai background, atau dipakai di elemen lainnya seperti garis, bentuk, tekstur atau tipografi. Warna menciptakan mood dari sebuah karya dan memberikan cerita tentang produknya. Setiap warna memiliki arti yang berbeda, dan kombinasinya dapat mempengaruhi kesannya lebih jauh.
Texture (Tekstur)
Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat yang pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan sebagai corak dari suatu permukaan benda misalnya permukaan kayu, karpet, kulit dan lain sebagainya. Tekstur dapat memberikan kesan tiga dimensi pada sebuah karya dua dimensi.
Space (Ruang)
Space (ruang) adalah jarak atau area diantara atau disekitar elemen lainnya. Ruang dapat digunakan untuk memisahkan ataupun menyatukan informasi. Ruang dapat digunakan untuk memberikan peristirahatan untuk mata dan menegaskan pentingnya suatu hal sehingga menarik pengamat ke informasi yang seharusnya.
Typography (Tipografi)
Tipografi adalah seni yang berkaitan dengan bentuk dari serangkaian huruf, biasa dikenal sebagai font. Tipografi dapat memberi kesan bagi pengamat karena menghasilkan gaya dan karakteristik yang unik.
Point (Titik)
Titik merupakan unsur seni yang secara konsep tidak tampak, misalnya terdapat pada pertemuan dua garis (ujung dan pangkal garis). Ciri umum dari sebuah titik yaitu tidak memiliki panjang dan lebar, tidak mengambil ruang yang besar, berukuran kecil dan memiliki raut yang sederhana. Fungsi titik adalah menjadi fokus dari suatu tampilan visual, dan dapat menarik perhatian pengamat terkait informasi yang ingin disampaikan dalam sebuah karya
Form (Wujud)
Form dapat dideskripsikan sebagai objek tiga dimensi. Form dapat diukur dari atas ke bawah (tinggi), dari satu sisi ke sisi lain (lebar) dan dari depan ke belakang (tebal). Form juga dapat didefinisikan oleh terang dan gelap serta kehadiran bayangan pada permukaan objek. Ada dua tipe form yaitu geometris (buatan manusia) dan natural. Form dapat dibuat dengan menggabungkan dia atau lebih shapes (bentuk).
Value Value merupakan tampilan terang dan gelap dalam sebauh desain. Value dapat digunakan untuk membuat kontras, emphasis (penegasan), dan depth (kedalaman).
Referensi :
Cenadi, C. S. . Januari 1999. "ELEMEN-ELEMEN DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL". Jurnal Desain Komunikasi Visual. Volume 1, No.1. http://nirmana.petra.ac.id/index.php/dkv/article/view/16036/16028, 24 September 2017.
Sulastianto, Harry dkk. 2006. Seni Budaya. Jakarta:Grafindo
https://www.aiga.org/guide-whatisgraphicdesign (Diakses pada 24 September, pukul 12:10)
https://www.britannica.com/art/graphic-design (Diakses pada 24 September, pukul 12:00)
https://dgi.or.id/read/observation/dekave-berkomunikasi-lewat-tanda-visual.html (Diakses pada 24 September, pukul 10:43)
http://helveticamediuma.com/common/theory/espsvcdindex.html (Diakses pada 24 September, pukul 13:18)
https://pakarkomunikasi.com/komunikasi-visual (Diakses pada 24 September, pukul 11:05)
https://speckyboy.com/the-difference-between-visual-art-and-graphic-design/ (Diakses pada 24 September, pukul 13:15)
Minggu, 18 Juni 2017
Web Science : Situs Pemerintahan, Keamanan dan Standar
Pengetahuan yang klise adalah kekuasaan. Situs yang secara sedikit demi sedikit merubah pengetahuan yang mendasari struktur dan aksesbilitas telah merubah struktur kekuasaan dengan yang tak terduga. Kebenaran dari politik dan masyarakat belum diubah oleh munculnya sebuah situs tapi keadaannya. Kekuasaan yang telah tergeser, dan memunculkan pertanyaan mengenai Situs Pemerintahan. Bagaimana seharusnya sesuatu diatur untuk memastikan perkembangan yang kokoh dan bermanfaat dari sebuah Situs?
1. Standar, Kebijakan, dan Hak Cipta
Penetapan standar memungkinkan industri besar dalam menghemat biaya untuk skala ekonomi, dan begitu juga umumnya pada hal baik lainnya. Tapi terdapat potensi perangkap. Hal itu dapat menjadi satu atau dua perusahaan yang memiliki kemampuan di dalam industri untuk mendominasi standar, dan memastikan bahwa pesaing dan pemasok semakin kecil mengikuti.
Standar dan kebijakan dirancang untuk menciptakan perilaku baik yang lebih mudah dan hal itu lebih diperlukan. Kebijakan tersebut, biasanya, akan menentukan siapa yang dapat menggunakan atau memodifikasi sumber daya, dan dalam kondisi apa
Sebuah Situs memerlukan penggambaran yang kreatif dalam langkah-langkah keamanan, daripada keputusan dan mekanisme, dan jumlah dari proses pendekatan yang telah dikembangkan untuk melindungi kebijakan. Pemikiran merupakan suatu perwujudan dari bahasa kebijakan untuk sistem terdistribusi, tapi hal yang utama dari sintak yang berbasis tidak dapat bekerja dengan baik di masa depan yang lebih semantic
Sebagai mana Situs merupakan ruang informasi, area pentingnya adalah hak cipta dan kekayaan intelektual. Hak cipta melindungi pewujudan dari ide, dan begitu sempit – mereka tidak mencegah orang lain untuk melepas, sebut saja, novel dengan jalan cerita yang sama untuk novel dengan perlindungan hak cipta – dan bertujuan untuk melindungi penulis, musisi atau orang kreatif dengan kontribusi khusus
2. Privasi dan Identitas
Dalam banyak kasus, mengerti bagaimana pelanggaran yang akan memberi saran metode untuk meruntuhkan pelanggaran tersebut, tapi salah satunya harus selalu disiapkan untuk persaingan.
Pelajaran dari algortima Peringkat Halaman, atau algoritma dari gayanya, telah sering diambil sebagai kemungkinan bekerja untuk banyak promosi dan banyak ‘bagaimana cara’ kertas untuk menjadi penyampah
Isu lain, seperti spam, membuat masyarakat khawatir soal privasi. Web mengizinkan data yang tak terkira jumlahnya membuat kecemasan masyarakat yang sangat khawatir tentang kehilangan privasi, atau hal lainnya. Informasi digunakan untuk tujuan yang berbeda mungkin diberikan sebagai alasan untuk koleksi. Lalu keamanan data seringkali menjadi isu bagi perusahaan, faktanya di tahun 2005 ditemukan kebocoran informasi dari berbagai bisnis yang memaparkan lebih dari 50.000.000 informasi pribadi seseorang
3. Ekonomi Informasi dan Komunikasi
Sebuah situs bukan hanya untuk ruang politik; itu juga merupakan ruang ekonomi, karena pengetahuan telah bernilai, meskipun sebagaimana dengan politik adalah hal baru yang masuk ke dunia online bukan berarti bahwa buku teks ekonomi akan di robek
Pencarian mungkin menjadi masalah. Dimana terdapat penyempitan, terdapat peluang monopoli. Pencarian dianggap sebagai penyempitan penting pada sebuah Situs. Pencarian utama perusahaan dalam menghadapi peningkatan pengawasan (kesamaan dengan perusahaan lain di bidang komputasi) sebagaimana mereka harus berhadapan dengan masalah internasional dan saling bertentangan dengan persyaratan politik, mungkin yang paling dikenal di China
Bagian akhir yang secara singkat mengandung keputusan bahwa Situs adalah ruang yang dirancang untuk menyalurkan informasi, dan membuat kesempatan untuk bekerja sama dan kolaborasi. Hal ini layak untuk dipertanyakan mengapa arus informasi yang gratis adalah hal yang bagus, dan sangat mudah untuk dijawab. Hal ini bagus untuk memiliki kebebasan dalam mengekspresikan diri agar seseorang dapat menyelesaikan tugas serta proyek yang otentik
Banyak pemerintahan liberal yang membatasi masyarakatnya dalam menggunakan Situs, sering menggunakan adaptasi dari pelindung teknologi untuk menciptakan apa akibat dari intranet raksasa dengan perbatasan mereka. Untuk sebuah Situs yang menjadi contributor global menjadi kesejahteraan bagi pengembang untuk memilih jalannya dalam melewati sejumlah perdebatan rumit seperti ini; merupakan hal yang penting bahwa sebuah Situs tidak menjadi monokultur global, sementara itu juga menghindari alternatif perpecahan menjadi beberapa situs kecil dengan sedikit atau tanpa koneksi diantaranya.
Laporan Kelompok Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Pemerintahan Internet tahun 2005 membuat sejumlah rekomendasi agar semua yang memiliki kepentingan terlibat dalam tata kelola Internet Pemerintahan. Hal ini dapat mengubah liberalism Situs. Kemungkinan dampak dari hal ini pada Situs itu sendiri tidak diketahui













